Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi melantik pengurus Ikatan Alumni (IKA) UNIMMA periode 2026–2030 pada Jumat (16/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Larsita, S.E., M.Sc., CGCAE, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, terpilih sebagai ketua menggantikan Drs. Isa Ashari, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Larsita menyampaikan empat fokus yang akan menjadi arah pengembangan IKA UNIMMA selama masa kepengurusannya, yaitu solid dalam persaudaraan, proporsional dalam pengelolaan organisasi, kolaboratif dalam mengembangkan potensi, serta kontributif bagi alumni, almamater, dan masyarakat.

Pada poin pertama yaitu membangun persaudaraan yang solid di antara alumni disebutkan bahwa perbedaan angkatan, profesi, jabatan, pandangan, dan pengalaman tidak menghilangkan ikatan yang sama sebagai bagian dari almamater UNIMMA. “Kami ingin memastikan bahwa IKA UNIMMA menjadi ruang yang menyatukan bukan memisahkan, ruang yang mempererat bukan menjauhkan kita. Maka mari kita bangun komunikasi yang lebih baik, memperluas jejaring alumni dan menciptakan ruang silaturahmi yang hidup. Sehingga tidak ada alumni yang merasa jauh ataupun ditinggalkan,” ujarnya.

Selanjutnya, poin kedua adalah pengelolaan organisasi yang proporsional melalui tata kelola yang tertib, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. “Kita inginkan organisasi tidak hanya aktif ketika ada acara, tapi juga memiliki tata kelola yang baik, kepengurusan yang efektif, komunikasi teratur, dan keberkelanjutan program kerja yang jelas,” tuturnya.

Sedangkan poin ketiga, mengembangkan potensi alumni UNIMMA yang tersebar di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, kesehatan, hingga sektor sosial kemasyarakatan. “Potensi ini merupakan kekuatan besar apabila kita mampu mempertemukan dan menggerakannya. Kami ingin membangun kolaborasi yang semakin erat antara alumni dengan almamater, antara alumni senior dengan alumni muda, serta antara alumni dengan dunia usaha, pemerintah, dan tentu stakeholder lainnya. Kita harus mampu mengubah jejaring menjadi kerja sama, mengubah komunikasi menjadi peluang, dan mengubah potensi menjadi kekuatan kita bersama,” ungkapnya.

Sementara poin keempat, menghadirkan kontribusi nyata bagi alumni, almamater, dan masyarakat. Larsita menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan. “Kami ingin IKA UNIMMA hadir memberikan manfaat bagi alumni melalui pengembangan kompetensi, pertukaran informasi, perluasan jejaring profesional, dan pembukaan peluang usaha maupun karier. Bagi almamater, kami ingin berkontribusi dalam penguatan reputasi perguruan tinggi.  Sementara bagi masyarakat dan stakeholder lainnya, kami berharap IKA UNIMMA dapat mengambil peran melalui kegiatan sosial, pemberdayaan, dan kontribusi pemikiran serta keahlian para alumni. Dengan demikian, keberadaan IKA UNIMMA bukan sekadar hanya dikenal, tetapi dapat dirasakan kehadirannya,” tuturnya.

Larsita juga menegaskan, IKA UNIMMA periode 2026–2030 bukan hanya milik ketua dan pengurus saja, tetapi seluruh alumni. Setiap alumni, baik yang telah menduduki posisi strategis, sedang membangun karier, maupun merintis usaha, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi. “Kami tidak hanya mengandalkan beberapa orang yang aktif, tetapi ingin membangun partisipasi yang lebih luas. Kami tidak ingin sekedar mengumpulkan alumni, tetapi ingin membangun, menghubungkan potensi agar saling menguatkan dan seberapa bisa memberi manfaat,” pungkasnya.

Melalui kepengurusan baru IKA UNIMMA, sinergi alumni diharapkan semakin berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan almamater. UNIMMA terus membuka ruang kolaborasi dengan para alumninya untuk memperkuat kontribusi alumni dalam mendukung kemajuan universitas.