Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melepas 577 wisudawan dari program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma dalam Wisuda ke-87 Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Prosesi wisuda dilaksanakan selama tiga gelombang pada Rabu hingga Jumat (28–30/10) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan kepercayaan kepada UNIMMA untuk mendampingi perjalanan pendidikan putra-putri mereka. “Kami menyadari bahwa keberhasilan mahasiswa bukan hanya hasil kerja perguruan tinggi. Keberhasilan itu lahir dari kolaborasi antara mahasiswa, keluarga, dosen, tenaga kependidikan, dan lingkungan yang terus memberikan dukungan. Karena itu, hari ini bukan hanya hari kebahagiaan para wisudawan, melainkan juga hari kebahagiaan para orang tua dan keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa UNIMMA terus berkomitmen untuk tumbuh sebagai universitas yang unggul, Islami, dan berkemajuan. “Komitmen tersebut harus tercermin dalam kualitas lulusan, budaya akademik, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan profesional, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, kepedulian sosial, serta keberanian menghadirkan solusi atas berbagai persoalan. Dalam semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, ilmu yang saudara peroleh harus terus dikembangkan, diamalkan, dan diabdikan untuk kemaslahatan umat,” tambahnya.

Rektor juga berpesan agar para lulusan tetap menjaga nilai-nilai yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan, baik dalam perjalanan karier maupun kehidupan bermasyarakat. “Jadilah lulusan yang cerdas tanpa kehilangan kerendahan hati, berprestasi tanpa merendahkan orang lain, sukses tanpa melupakan keluarga, serta teguh memegang prinsip tanpa kehilangan kepedulian,” pungkasnya.

Sementara itu, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, M.Hum., yang hadir mewakili Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengingatkan para wisudawan tentang pentingnya menjaga ilmu agar tetap berlandaskan kebenaran. Ia menjelaskan bahwa secara etimologis, ilmu bermakna jelas, terang, dan cerah. Karena itu, ilmu tidak seharusnya digunakan untuk kepentingan yang bertentangan dengan nilai kebenaran. “Jangan sampai dalam ilmu diselupkan mission mission kebohongan. Dalam kebohongan itu menghabiskan atau membakar energi kejelasan, cerah dan sebagainya itu, sehingga kita bisa masuk di dalam apa yang disebut sebagai kegelapan. Jangan sampai ilmu ini dirusak oleh satu tujuan-tujuan yang bathil yang berlawanan yaitu sikap juhala,” tuturnya.

Immawan juga berharap wisuda menjadi awal bagi para lulusan untuk berkontribusi melalui ilmu yang telah diperoleh. “Di ruang yang indah ini, semua semangat religiusitas dan spiritualitas itu nampak. Dan oleh karena itu, mudah-mudahan wisuda ini bukan sekadar awal dari perjuangan anda tapi juga merupakan awal dari kontribusi anda sekalian sebagai sarjana, magister, diploma dari UNIMMA yang mudah-mudahan manfaat maslahat fiddin wal dunya wal akhirah (bagi agama, dunia dan akhirat),” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ikrar wisuda di berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) memiliki semangat yang sama, yakni mengamalkan ilmu untuk memperjuangkan kebenaran serta memajukan bangsa dan negara. “Ikrar di berbagai PTMA berbeda-beda tetapi semangatnya sama, yaitu menggunakan ilmu untuk perjuangan baik dalam kontek nilai kebenaran maupun juga nilai untuk memajukan bangsa dan negara kita. Dan oleh karena itu haruslah kesyukuran itu sebagaimana yang sudah saudara-saudara sampaikan tadi yang dipimpin oleh salah satu mahasiswa,” ujarnya.

Melalui Wisuda ke-87 tersebut, UNIMMA berharap para lulusan dapat mengembangkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki serta menerapkannya secara bertanggung jawab di tengah masyarakat. UNIMMA juga terus mendorong lahirnya lulusan yang berintegritas, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.