Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui mahasiswa Program Studi (prodi) Psikologi Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) terus berkontribusi dalam merespons isu-isu sosial yang dekat dengan dunia pelajar. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi bahaya cyberbullying serta penguatan empati digital yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tempuran. Kegiatan dengan tema “Empati Digital sebagai Solusi Pencegahan Cyberbullying di Kalangan Pelajar”, diikuti oleh ratusan siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan pendampingan para guru.
Dalam kesempatan tersebut, tim mahasiswa Psikologi UNIMMA memaparkan berbagai bentuk cyberbullying yang kerap terjadi di lingkungan remaja, seperti komentar merendahkan fisik, penyebaran gosip di grup percakapan, flaming di kolom komentar, doxing, hingga impersonating atau pemalsuan akun untuk mempermalukan orang lain.
Salah satu anggota tim mahasiswa, Nia Rahmadhani, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari temuan awal di lapangan. “Berdasarkan observasi kami, masih banyak pelajar yang belum memahami bahwa komentar pedas, candaan berlebihan, atau menyebarkan gosip di media sosial termasuk bentuk cyberbullying. Banyak yang menganggapnya wajar dan sekadar bercanda,” ujarnya.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan kontekstual, mahasiswa UNIMMA berupaya meluruskan pemahaman tersebut. Materi disampaikan secara ringan namun tegas, disertai contoh kasus yang dekat dengan keseharian siswa. Para pemateri juga menekankan dampak psikologis cyberbullying yang sering kali tidak terlihat secara langsung, mulai dari stres, penurunan kepercayaan diri, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga risiko depresi.
Lebih lanjut, Nia mengatakan sosialisasi menitikberatkan pada penguatan empati digital, yaitu kemampuan memahami perasaan orang lain dalam interaksi di ruang digital. “Di sini kami juga mengajak siswa untuk berpikir kritis sebelum mengunggah atau mengomentari sesuatu di media sosial, dengan menempatkan diri pada posisi orang yang membaca pesan tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Prodi Psikologi UNIMMA, Akhmad Liana Amrul Haq, M.Psi., Psikolog., menyampaikan, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Prodi Psikologi UNIMMA dalam pengabdian berbasis literasi psikologis. “Empati digital menjadi keterampilan penting bagi generasi muda di era media sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa interaksi di dunia digital tetap melibatkan manusia nyata dengan perasaan yang harus dihargai,” ungkapnya.
Adapun kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kontribusi UNIMMA dalam menghadirkan edukasi psikologis yang relevan dengan tantangan zaman. Dengan penguatan empati digital, pelajar diharapkan tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dalam setiap interaksi di dunia maya.