Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus mendorong penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik. Hal ini diwujudkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) yang mengembangkan berbagai produk kuliner inovatif dalam mata kuliah Entrepreneurship.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa PAI tidak hanya dibekali pemahaman keagamaan dan pedagogik, tetapi juga diarahkan untuk memiliki keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk di bidang kewirausahaan.
Melalui mata kuliah tersebut, mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman teoritis tentang kewirausahaan, tetapi juga didorong untuk terjun langsung dalam proses perancangan ide usaha, produksi, hingga pemasaran produk. Sejumlah produk kuliner dihasilkan, mulai dari makanan siap saji hingga produk marinasi yang dikemas secara modern dan menarik, menyesuaikan kebutuhan serta selera pasar.
Dosen pengampu mata kuliah Entrepreneurship, Atto’ Maulana, M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran ini dirancang sebagai sarana pembentukan karakter wirausaha mahasiswa. “Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta kemampuan manajerial mahasiswa. Mereka kami latih untuk melakukan analisis pasar, mengelola modal, menyusun strategi pemasaran, hingga melakukan evaluasi usaha secara sederhana namun aplikatif,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa, Annida Tangkas, mengungkapkan bahwa produk yang dikembangkan dalam kegiatan ini adalah ceker pedas dan marinasi ayam. Menurutnya, kedua produk tersebut dipilih karena memiliki pangsa pasar yang luas dan proses produksi yang relatif mudah. “Ceker pedas kami olah dengan bumbu khas bercita rasa pedas yang disesuaikan dengan selera mahasiswa, sedangkan marinasi ayam dibuat dengan racikan bumbu siap olah sehingga praktis digunakan oleh konsumen. Produk ini diminati banyak kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar, hingga ibu rumah tangga,” tuturnya.
Annida menambahkan, selain bahan bakunya mudah diperoleh, kedua produk tersebut juga dapat diproduksi dengan modal yang terjangkau sehingga cocok untuk dikembangkan sebagai usaha rintisan mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, UNIMMA berharap mahasiswa PAI tidak hanya memiliki kompetensi akademik di bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri di bidang kewirausahaan. Pengalaman praktik kewirausahaan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menciptakan peluang usaha mandiri serta meningkatkan daya saing di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.