Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Ramah Difabel (FORDA) menyelenggarakan kegiatan “Year End Fun with Sign” sebagai wujud komitmen mahasiswa dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan yang inklusif. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu (28/12) di Wisata Propang Akmil Magelang dan diikuti oleh 35 anak dari tiga Sekolah Luar Biasa (SLB), meliputi SLB YPPALB, SLB Ma’arif Muntilan, dan SLBN Kota Magelang, dengan jenjang pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Ketua UKM FORDA UNIMMA, Rama Sayudhia mengatakan, melalui kegiatan tersebut, anak-anak disabilitas tuli diajak bermain bersama dalam suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan. “Jadi, Year End Fun with Sign ini merupakan hasil kolaborasi FORDA UNIMMA dengan komunitas Zero Volunteer. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara komunitas tuli, mahasiswa, dan relawan, sekaligus memperkenalkan dunia disabilitas kepada relawan umum,” ujarnya.
Disebutkan, berbagai permainan edukatif dihadirkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya ular tangga digital yang telah disesuaikan dengan bahasa isyarat untuk mendukung kecakapan digital anak-anak tuli, permainan matematika dengan konsep kreatif, serta permainan menyusun puzzle. Seluruh permainan tersebut merupakan hasil inovasi mahasiswa FORDA UNIMMA yang dirancang secara inklusif.
Lebih lanjut, Rama menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam menumbuhkan kepekaan sosial mahasiswa terhadap isu disabilitas. “Melalui Year End Fun with Sign, kami ingin menghadirkan kebahagiaan dan dampak positif bagi teman-teman SLB. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi relawan untuk memahami dunia disabilitas tuli serta menumbuhkan empati dan kepedulian sosial,” tuturnya.
Ia menambahkan, FORDA UNIMMA terus membuka ruang kolaborasi dan keterlibatan relawan agar semakin banyak pihak yang tergerak dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang inklusif dan ramah difabel.
Adapun UNIMMA secara konsisten mendukung kegiatan kemahasiswaan yang berdampak sosial, sejalan dengan komitmen kampus dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan nilai kemanusiaan.