Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengangkat isu parenting dan dampak media sosial terhadap kesehatan mental anak usia dini melalui pembuatan mini movie (film pendek) sekaligus sosialisasi parenting.
Kegiatan dengan tema “Dampak Media Sosial terhadap Mental Anak Usia Dini” ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PG-PAUD UNIMMA dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya orang tua, tentang pentingnya pola asuh yang tepat di era digital.
Zahra Aulia, salah satu tim mahasiswa PG-PAUD mengatakan, dalam produksi mini movie, seluruh mahasiswa terlibat langsung sebagai pemeran dengan menampilkan berbagai karakter yang merepresentasikan pola asuh orang tua yang berbeda. “Film yang kami produksi ini menggambarkan perbedaan signifikan antara anak yang mendapatkan pola asuh sesuai tahap perkembangannya dengan anak yang mengalami pola asuh kurang pas, yang terlihat dari sikap, cara berbicara, juga pola pikir anak dalam menghadapi permasalahan sehari-hari,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa mini movie dihadirkan sebagai media refleksi bagi orang tua. “Melalui mini movie ini, kami ingin memberikan gambaran nyata bahwa pola asuh orang tua sangat memengaruhi kondisi emosional dan mental anak usia dini, terutama di tengah masifnya penggunaan media sosial,” ujarnya.
Selain pembuatan film pendek, mahasiswa PG-PAUD UNIMMA juga melaksanakan sosialisasi parenting di KB Al Irsyad Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang yang dihadiri oleh wali murid dan guru. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua terkait bahaya penggunaan media sosial secara berlebihan terhadap kesehatan mental anak. “Di kegiatan parenting ini, kami lebih menekankan pentingnya peran lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah, sampai dengan teman sebaya dalam mendukung perkembangan sosial, emosional, dan mental anak usia dini,” tuturnya.
Zahra menambahkan, di era digital saat ini peran orang tua menjadi semakin krusial dalam membangun kedekatan emosional dengan anak. “Dunia digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari keluarga. Karena itu, orang tua perlu hadir secara utuh, tidak hanya membatasi, tetapi juga mendampingi anak agar penggunaan media digital tetap sehat dan sesuai dengan tahap perkembangannya,” tambahnya.
Melalui mini movie dan sosialisasi parenting, UNIMMA terus mendorong mahasiswa untuk peka terhadap isu sosial sekaligus menghadirkan inovasi edukatif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana refleksi bagi orang tua agar lebih bijak dalam mendampingi anak di era digital, sehingga tumbuh kembang anak usia dini dapat berlangsung secara optimal dan sehat.