Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus memperkuat langkah strategis dalam pengembangan Fakultas Kedokteran (FK). Salah satunya melalui sinergi dengan Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Temanggung dalam rangka persiapan penetapan RS Pendidikan Utama. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pedoman Penetapan dan Tata Kelola Rumah Sakit Pendidikan Utama yang diselenggarakan pada Sabtu (31/1) di Aula K.H. Sudja’ RS PKU Muhammadiyah Temanggung.
Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan langkah awal dari kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan. “Kegiatan hari ini adalah awalan kita untuk bekerja sama. Harapannya, kita mendapatkan pencerahan agar RS PKU Muhammadiyah Temanggung dapat terakreditasi dan resmi menjadi Rumah Sakit Pendidikan UNIMMA,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan apresiasi kepada RS PKU Muhammadiyah Temanggung yang sejak awal memberikan dukungan dan semangat kolaborasi dalam pendirian FK UNIMMA. “Dari awal, RS PKU Muhammadiyah Temanggung ini memiliki semangat dan dukungan yang luar biasa untuk FK UNIMMA. Terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan,” tambahnya.
Adapun dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI), dr. Andi Wahyuningsih Attas, Sp.An-T.I, Subsp. T.I.(K)., MARS., sebagai narasumber utama. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pemenuhan standar rumah sakit pendidikan, sekaligus mempertegas komitmen UNIMMA bersama RS PKU Muhammadiyah Temanggung dalam mewujudkan akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama.
Dalam pemaparannya, dr. Andi menegaskan bahwa rumah sakit yang berstatus sebagai rumah sakit pendidikan utama memiliki kewajiban untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyrakat. “Perlu disadari bersama, ketika menjadi rumah sakit pendidikan maka dokter akan menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Marilah kita beribadah bersama, teman sejawat jangan hanya praktek klinik saja karena tidak selamanya kita berburu rejeki duniawi,” tuturnya.
Dr. Andi menambahkan bahwa rumah sakit pendidikan harus memenuhi berbagai standar yang telah ditetapkan secara nasional. Melalui workshop tersebut, seluruh aspek tata kelola dibedah dan dipersiapkan agar dapat memenuhi standar secara optimal.
Di akhir pemaparannya, dr. Andi berharap sinergi antara UNIMMA dan RS PKU Muhammadiyah Temanggung dapat berkontribusi dalam menghasilkan dokter-dokter UNIMMA yang unggul dengan mengedepankan kualitas sebagai fokus utama. “Semoga sinergi ini dapat mencetak dokter-dokter yang unggul dan mari kita fokus dengan kualitas sebagai perhatian utama,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, UNIMMA menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan mitra strategis dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang berkualitas, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.