Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam (LP2SI) kembali menggelar rangkaian kegiatan dalam program Ramadhan di Kampus (RDK) untuk menyemarakkan dan memaknai bulan suci Ramadhan. Program dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kualitas ibadah sivitas akademika, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta syiar Islam di lingkungan kampus.
Berbagai kegiatan telah disiapkan dalam RDK tahun ini, di antaranya tabligh akbar, kajian Jumat pagi, kultum Ramadhan ba’da dhuhur, shalat tarawih di kampus, tarawih keliling, kajian usai sahur, talkshow Nuzulul Qur’an, donasi berbuka 1000 umat, penghimpunan dan pendistribusian zakat fitrah, shalat Idul Fitri, hingga halal bi halal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Tabligh Akbar Tarhib Ramadhan bersama Dr. KH. Khoiruddin Bashori, M.Si yang diselenggarakan pada Jumat (13/2) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA. Kegiatan dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa sebagai bentuk penyambutan datangnya bulan suci dengan penuh kesiapan spiritual.
Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan, Ramadhan merupakan momentum refleksi dan peningkatan kualitas diri bagi seluruh sivitas akademika. “Menghadapi Ramadhan ini, jika kita analogikan, ini menjadi laboratorium bagi kita untuk membersihkan dan mencerahkan diri. Karena itu mari bersama-sama meningkatkan ibadah kita dengan memanfaatkan seluruh program yang telah dirancang panitia untuk mempertebal keimanan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rektor juga berpesan agar bulan Ramadhan tidak mengurangi semangat dalam bekerja. “Pesan saya, tetap jaga produktivitas, sehingga dari sisi akademik tetap berjalan. Ini bagian dari ikhtiar kita memajukan UNIMMA dalam fastabiqul khoirot. Selain itu, mari mengoptimalkan kepedulian terhadap sesama melalui infaq, zakat, dan sadaqoh,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LP2SI, Dr. Nurodin Usman, Lc., M.A., menjelaskan, RDK merupakan program tahunan yang terus dikembangkan baik dari sisi kualitas maupun jangkauan manfaatnya. “Ramadhan di Kampus bukan sekadar agenda seremonial, tetapi ruang pembinaan ruhiyah yang terstruktur. Kami ingin menghadirkan suasana Ramadhan yang hidup di kampus, mulai dari ibadah, keilmuan, sampai dengan gerakan sosial,” ujarnya.
Nurodin menambahkan bahwa keterlibatan banyak pihak menjadi kunci keberhasilan program. “Kami mengajak seluruh elemen kampus untuk berpartisipasi aktif, karena Ramadhan adalah momentum terbaik membangun sinergi kebaikan,” pungkasnya.
Melalui program RDK, UNIMMA berharap bulan suci tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menghadirkan transformasi spiritual dan memperkuat ukhuwah di lingkungan kampus dan masyarakat luas.