Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar kegiatan sosial bertajuk Ramadhan Peduli Literasi: Menumbuhkan Literasi dan Kepedulian dalam Harmoni Kebersamaan. Kegiatan dilaksanakan pada Senin (9/3) di Panti Asuhan Yatim (PAY) Muhammadiyah Bandongan dan diikuti oleh 43 peserta yang terdiri dari santri serta pengurus panti.

Ketua KSPM, Muhammad Zakky Prasma Tidar mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KSPM FEB UNIMMA dalam mengisi bulan Ramadan dengan aktivitas yang bermanfaat sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen literasi keuangan bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengisi Ramadan dengan hal yang berbeda selain kegiatan buka bersama. KSPM FEB UNIMMA juga ingin menjalankan peran sebagai agen literasi keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi adik-adik di panti asuhan agar mulai memahami pentingnya mengelola keuangan sejak dini,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi literasi keuangan yang disampaikan oleh Pranita Siska Utami, S.E., M.Sc., yang juga merupakan Kepala Laboratorium Galeri Investasi FEB UNIMMA. Ia menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap serta perilaku seseorang dalam mengambil keputusan dan mengelola keuangan untuk mencapai kesejahteraan finansial. “Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan penting dikenalkan sejak dini agar mereka memiliki bekal dalam mengatur keuangan di masa depan. Dengan literasi yang baik, seseorang dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, Pranita juga mengenalkan beberapa konsep sederhana yang dapat diterapkan dalam pengelolaan keuangan. Salah satunya adalah metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound) yang dapat digunakan dalam menyusun tujuan keuangan secara lebih terarah. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan metode pengelolaan keuangan 50/30/20, yaitu 50 persen untuk kebutuhan, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan.

Melalui kegiatan tersebut, KSPM FEB UNIMMA berharap literasi keuangan dapat semakin dikenal dan dipahami oleh generasi muda sehingga mereka mampu membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen UNIMMA dalam mendorong peran aktif mahasiswa untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.