Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Studi Islam (LP2SI) kembali menyelenggarakan kajian rutin Jumat bertajuk SIMPATI (Siraman Pelita Hati). Pada pekan ketiga bulan April, Jumat (17/4), kegiatan diisi dengan kajian tafsir Al-Qur’an di Kampus 1 dan kajian tarjih Muhammadiyah di Kampus 2.
Kajian tafsir Al-Qur’an menghadirkan Dr. Nurodin Usman, Lc., M.A selaku Ketua LP2SI yang membahas Tafsir At-Tanwir Surat Al-Fatihah. Sementara itu, di Kampus 2, kajian tarjih disampaikan oleh Dr. Nasitotul Janah, M.S.I, Kepala Divisi Pembinaan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) LP2SI, yang mengulas posisi Muhammadiyah di antara berbagai manhaj pemikiran Islam.
Dr. Nasitotul Janah atau yang akrab disapa Dr. Itoh menjelaskan bahwa kajian Jumat SIMPATI dirancang dengan format tematik yang berbeda setiap pekannya. Hal ini menjadi bagian dari upaya penyegaran sekaligus penguatan pembinaan nilai-nilai AIK di lingkungan UNIMMA. “Setiap pekan kami hadirkan tema yang berbeda agar kajian lebih dinamis dan memberikan perspektif yang beragam. Pekan pertama diisi kajian umum atau tematik dengan narasumber dari PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) se-Kedu, pekan kedua kajian AIK bersama tokoh pendidikan Muhammadiyah atau BPH (Badan Pembina Harian) UNIMMA, pekan ketiga kajian tafsir dan tarjih oleh tim LP2SI, serta pekan keempat kajian persyarikatan dengan pemateri dari PWM (Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) maupun PP (Pimpinan Pusat) Muhammadiyah,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, skema tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana baru dalam pembinaan keislaman di kampus, sekaligus memperkuat pemahaman AIK bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik).
Melalui program kajian rutin tersebut, UNIMMA terus menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.