Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menyelenggarakan kajian rutin Jumat bertajuk SIMPATI (Siraman Pelita Hati). Pada pekan kedua bulam Mei, UNIMMA menghadirkan kajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dengan narasumber dari Badan Pembina Harian (BPH) yang dilaksanakan serentak di dua kampus pada Jumat (8/5).
Kajian Kampus 2 dilaksanakan di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) dengan narasumber Prof. Rifqi Muhammad, Ph.D., sementara kajian Kampus 1 dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan materi disampaikan oleh Ir. Eko Muh Widodo, M.T.
Dalam kajian di Kampus 2, Prof. Rifqi memaparkan materi ‘Membangun Akhlaqul Mahmudah Ber-Muhammadiyah’ yang menegaskan bahwa Islam melalui Muhammadiyah hadir sebagai way of life yang menuntun kehidupan umat secara menyeluruh. “Muhammadiyah telah berkembang dengan pesat dan melampaui beberapa masa, tetap tegak dan konsisten dalam perjuangan karena berpegang pada ideologinya yang berdasarkan Al-Qu’ran dan As Sunnah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof Rifqi menjelaskan, loyalitas dalam Muhammadiyah bukan sekadar keterikatan organisasi, tetapi bentuk pengabdian dan perjuangan dakwah. Menurutnya, bekerja di lingkungan Muhammadiyah tidak hanya dimaknai sebagai upaya mencari nafkah, melainkan bagian dari ibadah untuk membesarkan dakwah Islamiyah. “Amal usaha pendidikan Muhammadiyah menjadi upaya untuk mempersiapkan kader-kader yang mampu meneruskan perjuangan Muhammadiyah di masa depan yang lebih baik lagi. Karena itu, semangat loyalitas harus dibangun dengan komitmen, istiqomah, dan kesadaran untuk terus bergerak bersama,” jelasnya.
Prof Rifqi juga mengingatkan pentingnya memahami perbedaan antara loyal dan fanatik. Disebutkan, loyal berarti setia dan berkomitmen dalam perjuangan Muhammadiyah, sedangkan fanatik adalah sikap cinta buta yang merasa kelompoknya paling benar dan menutup diri terhadap pandangan lain.
Melalui kajian rutin SIMPATI, UNIMMA berharap sivitas akademika semakin memperkuat pemahaman Al Islam dan Kemuhammadiyahan serta menumbuhkan semangat berorganisasi yang berlandaskan akhlakul mahmudah dalam kehidupan sehari-hari.