Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kesehatan di lingkungan pendidikan melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Penguatan UKS dan P3K MIM Teladan Kota Magelang”. Kegiatan yang menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan pada Sabtu (16/5) dan diikuti oleh guru serta tenaga kependidikan MIM Teladan Kota Magelang.

Tim dosen UNIMMA hadir sebagai narasumber yaitu Dr. Dhuta Sukmarani, S.Si., M.Si., Ns. Nurul Purborini, S.Kep., M.S., Ph.D., dan Ns. Nurul Hidayah, S.Kep., M.S., berkolaborasi dengan Ns. Novida Prima Wijayanti, M.Kep dari STIKES Karya Bhakti Nusantara. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan sekolah dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Dalam paparannya, Dhuta menekankan pentingnya penguatan peran UKS dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman dan responsif. “UKS bukan hanya pelengkap, tetapi menjadi sistem penting dalam mendukung kesehatan peserta didik. Melalui pelaksanaan Trias UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat, sekolah dapat lebih responsif dalam menghadapi berbagai kondisi darurat kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kesiapan sarana prasarana, sanitasi yang baik, serta kesiapsiagaan guru dan tenaga pendidik dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan menjadi faktor krusial dalam mendukung implementasi UKS yang optimal.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang prinsip dasar P3K, penilaian kondisi korban hingga penanganan awal pada kasus trauma maupun kasus medis sebelum mendapatkan bantuan medis lanjutan.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas kondisi UKS di MIM Teladan Kota Magelang, termasuk fasilitas yang tersedia, kebutuhan penunjang kesehatan sekolah, serta rencana pengembangan UKS ke depan.

Kepala Sekolah MIM Teladan Kota Magelang, Nina Agustien, S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan. “Kami berharap penguatan UKS dan pemahaman P3K ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat diterapkan secara konsisten di sekolah. Hal ini penting untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UNIMMA terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan di lingkungan pendidikan melalui kolaborasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Upaya ini sejalan dengan peran UNIMMA sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.