Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar sosialisasi pemanfaatan herbal teh hijau (Camellia sinensis) sebagai terapi alami pencegahan kelelahan mata akibat penggunaan gawai. Kegiatan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Bandongan dan diikuti 61 siswa.

Sosialisasi dipimpin oleh Cut Dewi Bunga bersama tim yang terdiri atas Setya Rini Abiyana, Fidya Felicia Adelheid Tataung, Merry Apriyani, Anna Sa’dia Azri, dan Hapiz Alpan Alvarizi. Program tersebut mendapat pendampingan dari dosen PSPPA UNIMMA, apt. Meilisa Putri, M.Farm. dan apt. Alfian Syarifuddin, M.Farm.

Serangkaian kegiatan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata di tengah tingginya penggunaan gawai dalam aktivitas belajar maupun kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil observasi dan need assessment yang dilakukan tim mahasiswa, sejumlah siswa mengaku mengalami keluhan seperti mata pegal, kering, dan kemerahan setelah menggunakan gawai dalam waktu yang cukup lama.

Tim mahasiswa memberikan edukasi tentang dampak penggunaan gawai secara berlebihan terhadap kesehatan mata, mulai dari kelelahan mata (astenopia), mata kering, hingga gangguan konsentrasi belajar. Selain itu, siswa juga diperkenalkan pada pemanfaatan teh hijau (Camellia sinensis) sebagai alternatif herbal yang berpotensi membantu menjaga kesehatan mata.

Cut Dewi Bunga, ketua tim menjelaskan bahwa teh hijau memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. “Teh hijau mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti katekin, flavonoid, polifenol, dan epigallocatechin gallate (EGCG) yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengenalkan salah satu alternatif alami yang dapat membantu mengurangi risiko kelelahan mata akibat paparan layar digital, sekaligus meningkatkan kesadaran siswa untuk menerapkan pola penggunaan gawai yang lebih sehat,” ujarnya.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media presentasi dan leaflet edukasi. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, tim mahasiswa juga melaksanakan evaluasi melalui pre-test dan post-test.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa PSPPA UNIMMA dalam memberikan edukasi kesehatan kepada siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata dapat semakin meningkat, sehingga mampu menerapkan kebiasaan penggunaan gawai yang lebih bijak dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.