Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Ramah Disabilitas (FORDA) UNIMMA turut ambil bagian dalam Festival Literasi Kota Magelang 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang. Dengan tema “Membaca, Berkarya, Menginspirasi”, kegiatan dilaksanakan selama lima hari pada Senin sampai dengan Jumat (8–12/6) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang.

Keterlibatan UNIMMA dalam festival tersebut menjadi wujud komitmen kampus dalam mendukung penguatan budaya literasi yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Perpustakaan UNIMMA menghadirkan berbagai buku karya pustakawan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan literasi dan peningkatan minat baca.

Tidak hanya itu, UKM FORDA UNIMMA juga menyelenggarakan kegiatan belajar bersama isyarat sederhana yang dipandu langsung oleh teman-teman tuli serta penyandang disabilitas tuli yang tergabung dalam FORDA.

Ketua FORDA UNIMMA, Rama Sayudhia, menyampaikan keterlibatan FORDA dalam festival ini merupakan upaya untuk menghadirkan ruang belajar yang ramah bagi semua kalangan. ”Melalui keterlibatan kami di Festival Literasi ini, pengunjung kami ajak untuk mengenal bahasa isyarat dasar sekaligus memahami pentingnya membangun komunikasi yang inklusif,” ujarnya.

Adapun pengunjung yang hadir berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari taman kanak-kanak, siswa SD, SMP, SMA hingga masyarakat umum. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan literasi yang dikemas secara interaktif dan inklusif mampu menarik minat masyarakat secara luas.

Pada acara penutupan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang, Sarwo Imam Santosa, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut. “Kami dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra dan elemen yang telah berkenan memeriahkan kegiatan Festival Literasi ini selama lima hari berturut-turut, baik dari perpustakaan yang ada di UNIMMA, UNTIDAR, perpustakaan SLB, SMA, SMK, maupun perpustakaan yang berada di beberapa kelurahan di Kota Magelang,” ungkapnya.

Melalui partisipasi dalam Festival Literasi Kota Magelang 2026, UNIMMA berharap dapat terus memperluas peran perguruan tinggi dalam membangun budaya literasi yang tidak hanya mendorong masyarakat untuk gemar membaca dan berkarya, tetapi juga menjunjung nilai-nilai inklusivitas, kepedulian, dan penghargaan terhadap keberagaman.