Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Semarak Pandu Penghela (SAPA) HW UNIMMA 2026. Dengan tema “Berbeda Kota, Bersatu Jiwa: Semangat Kepanduan dalam Satu Perjuangan”, kegiatan diikuti oleh SMA/SMK Muhammadiyah se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (20/6) di Kampus 2 UNIMMA.
SAPA HW UNIMMA 2026 diselenggarakan sebagai ruang pengembangan potensi, minat, dan bakat kader Hizbul Wathan tingkat Penghela, sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah antarkader Muhammadiyah dari berbagai daerah. Di tahun ini, terdapat empat cabang lomba yang diselenggarakan yaitu PBB Variasi Tongkat, Lomba Cerdas Cermat (LCC), Duta Da’i, serta Lomba Video Klip. Keempat cabang tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan peserta dalam aspek kepemimpinan, keagamaan, kreativitas, serta kerja sama tim.
Ketua UKM HW UNIMMA, Ady Hamid, menyampaikan SAPA HW UNIMMA merupakan agenda tahunan yang tidak hanya berfokus pada aspek kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai persyarikatan bagi kader muda Muhammadiyah. “Melalui SAPA HW UNIMMA 2026, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi siswa-siswi Muhammadiyah untuk menunjukkan potensi terbaiknya, mempererat tali persaudaraan, serta menumbuhkan semangat Fastabiqul Khairat dalam bingkai Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ady menambahkan HW UNIMMA memiliki harapan agar penyelenggaraan SAPA HW dapat terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya. “Harapan kami, nantinya SAPA HW UNIMMA 2027 dapat diselenggarakan dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya di tingkat Jawa Tengah dan DIY, tetapi berkembang menjadi ajang antarprovinsi bahkan hingga kancah nasional sehingga dapat menjadi wadah silaturahmi dan kompetisi bagi kader-kader Hizbul Wathan dari berbagai daerah di Indonesia,” tuturnya.
Dengan semangat unggul dan Islami, UNIMMA terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan potensi generasi muda. SAPA HW UNIMMA 2026 menjadi salah satu langkah nyata dalam menyiapkan kader Muhammadiyah yang adaptif, berkarakter, serta siap berkontribusi bagi umat, bangsa, dan persyarikatan.