Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus memperkuat jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Uttara University Bangladesh. Penandatanganan dilakukan pada Kamis (25/6) dalam rangkaian Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 yang dilaksanakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang.
Kerja sama tersebut menjadi salah satu agenda strategis delegasi UNIMMA selama mengikuti forum internasional yang mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah, industri, organisasi internasional, dan berbagai mitra dari berbagai negara untuk pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Dr. apt. Elmiawati Latifah, M.Sc., Kepala Kantor Urusan Kerja Sama (KUK) UNIMMA, mengatakan, penandatanganan MoU merupakan langkah UNIMMA dalam memperluas jejaring sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi internasional. “Keikutsertaan UNIMMA dalam GSDC 2026 tidak hanya untuk memperkenalkan institusi di tingkat internasional, tetapi juga menghasilkan kolaborasi konkret. Penandatanganan MoU dengan Uttara University menjadi salah satu capaian penting yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan Catur Dharma di UNIMMA,” ujarnya.
Elmi menambahkan, kerja sama tersebut dirancang dengan mengakomodasi berbagai bentuk kolaborasi akademik maupun nonakademik yang dapat diimplementasikan secara bertahap oleh kedua institusi. “MoU ini menjadi payung bagi berbagai program internasional yang dapat dijalankan bersama. Sehingga, semakin banyak mahasiswa dan dosen UNIMMA yang berkegiatan akademik lintas negara,” jelasnya.
Dengan kerja sama tersebut, UNIMMA dan Uttara University menyepakati sejumlah ruang lingkup kolaborasi, di antaranya pertukaran mahasiswa, pertukaran dan pengembangan dosen, joint research, publikasi ilmiah hingga pengabdian masyarakat internasional.
Selain penandatanganan MoU dengan Uttara University Bangladesh, UNIMMA juga telah menjajaki peluang kerja sama dengan 12 perguruan tinggi luar negeri lainnya. Penjajakan tersebut diharapkan dapat bermuara pada berbagai kolaborasi yang mendukung internasionalisasi institusi. “Selain MoU dengan Uttara University, kami juga sedang melakukan penjajakan dengan 12 perguruan tinggi luar negeri lainnya. Semoga proses ini dapat berlanjut menjadi kemitraan sehingga semakin banyak peluang kolaborasi internasional yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun dosen UNIMMA,” ungkapnya.
Melalui perluasan jejaring kemitraan internasional, UNIMMA terus mempertegas komitmennya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap dinamika global. Kolaborasi dengan berbagai institusi tersebut diharapkan mampu menghadirkan ekosistem pendidikan yang semakin berkualitas, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.