Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan Pelatihan Inovasi Pengelolaan Sampah untuk Lingkungan Berkelanjutan. Dengan tema “Mewujudkan Lingkungan Berkelanjutan melalui Inovasi Pengelolaan Sampah”, kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (11/7) di Kampus 1 UNIMMA dan diikuti oleh mahasiswa semester dua.

Agrissto Bintang Aji Pradana, M.Pd., Kaprodi PGSD UNIMMA, menyampaikan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen prodi dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan terhadap tantangan pendidikan saat ini, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak jenjang sekolah dasar. “Sekolah dasar memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik. Karena itu, calon guru perlu memiliki pemahaman dan keterampilan untuk mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Dijelaskan, pelatihan tersebut juga selaras dengan visi PGSD UNIMMA yaitu menjadi program studi PGSD yang unggul dalam keilmuan pendidikan dasar berbasis ekologi yang selaras dengan nilai-nilai islam untuk menghasilkan lulusan berdaya saing global. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan teoritis, tetapi juga pengalaman praktik yang dapat diterapkan di sekolah maupun di tengah masyarakat.

Adapun pelatihan menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang sebagai narasumber dengan materi pembuatan eco enzyme, pembuatan sabun dari minyak jelantah, pengelolaan bank sampah mini berbasis sekolah, komposting sederhana menggunakan metode ember, Takakura, dan biopori, serta pembuatan pupuk cair dari sampah organik. Seluruh materi dirancang agar mudah diterapkan sebagai solusi pengelolaan sampah sekaligus menjadi inspirasi dalam pembelajaran berbasis proyek di sekolah dasar.

Agriss menambahkan bahwa kemampuan tersebut akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika terjun sebagai pendidik. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan karakter dan kebiasaan baik pada peserta didik melalui contoh riil. “Kami berharap, kegiatan ini mampu menghasilkan calon guru sekolah dasar yang tidak hanya profesional dalam bidang pendidikan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan di tingkat lokal maupun global,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, UNIMMA terus mendorong lahirnya calon pendidik yang adaptif, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap isu-isu lingkungan.