Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melepas 186 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian pada Masyarakat Terpadu (PPMT) yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah Kecamatan Tegalrejo. Pelepasan dilaksanakan di Kampus 2 UNIMMA pada Senin (20/7).

Selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026, para mahasiswa akan tinggal di lokasi KKN untuk berbaur dengan masyarakat sekaligus menjalankan program kerja yang telah disusun berdasarkan kebutuhan di lapangan. Skema tersebut diharapkan mampu memperkuat interaksi mahasiswa dengan masyarakat sehingga program yang dilaksanakan lebih relevan dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIMMA, Ns. Adi Subrata, Ph.D., dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa untuk menjaga etika selama melaksanakan KKN. “Tentunya kami dari UNIMMA berpesan kepada teman-teman semua untuk selalu menjaga etika, itu yang terpenting. Jadi sebelum program dilaksanakan, teman-teman berkomitmen untuk menjaga etika, baik sesama teman satu kelompok maupun di masyaraka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adi mengatakan, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari dampak yang mampu dirasakan masyarakat setelah kegiatan berakhir. “Hal penting lainnya dalam KKN ini adalah impact atau dampak program yang teman-teman sudah susun. Jadi jangan sampai nanti KKN selesai, PPMT selesai, impact-nya ikut selesei, tapi harapannya adalah meskipun programnya singkat hanya sebulan, tetapi bisa berdampak pada waktu-waktu selanjutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Digitalisasi, Prof. Yun Arifatul Fatimah, MT., Ph.D, dalam arahannya menyampaikan tiga pesan penting kepada mahasiswa. Pesan pertama adalah agar mahasiswa hadir dengan mendengarkan kebutuhan di masyarakat. “Jadi anak-anakku sekalian, yang pertama itu, dengarkan. Listen them, do not judge them. Kalaupun berbeda, just listen. Kemudian pahami, jangan menggurui. Setelah itu, lihat permasalahan di masyarakat dan berikan solusi dengan inovatif dan teknologi atau pendekatan-pendekatan humanis,” tuturnya.

Selanjutnya, Prof. Yun mengingatkan untuk membangun sinergi dan kolaborasi selama pelaksanaan KKN. “Yang kedua, kalian dari bidang ilmu yang berbeda-beda. Ketika kalian masuk ke masyarakat, maka yang harus kalian pegang adalah sinergi kolaborasi. Jangan agung-agungkan ego kalian,” tambahnya.

Sebagai pesan penutup, Prof. Yun meminta seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater dengan menjunjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan nilai-nilai Islami selama menjalankan pengabdian di masyarakat. “UNIMMA adalah universitas yang unggul dan Islami. Karena itu, jagalah nama baik almamater dengan integritas, kejujuran, responsibility, serta sikap saling menghormati. Tunjukkan bahwa mahasiswa UNIMMA adalah pribadi yang cerdas, berkarakter, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Adapun melalui KKN PPMT, UNIMMA terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, serta menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UNIMMA dalam mewujudkan tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan.