Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menghadirkan pembelajaran berbasis praktisi melalui kegiatan bertajuk “Road Map to Be a Web Developer, Bersama Praktisi”. Kegiatan yang menjadi bagian dari perkuliahan Mata Kuliah Pemrograman Web 2 ini dilaksanakan secara daring pada Kamis (30/7).

Menghadirkan Ibnu Rohan Tuharea, S.Kom., M.Kom., Senior Web Engineer di Badan Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII), kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi yang telah berpengalaman di industri. Peserta mendapatkan gambaran tentang perjalanan karier sebagai web developer, kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja, perkembangan teknologi web, hingga strategi membangun portofolio sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Dosen pengampu Mata Kuliah Pemrograman Web 2, Rofi Abul Hasani, S.Kom., M.Eng., menjelaskan bahwa kehadiran praktisi dalam proses pembelajaran menjadi salah satu upaya untuk menghubungkan materi di kelas dengan kebutuhan nyata di dunia industri. “Mahasiswa perlu memahami bahwa menjadi seorang Web Developer tidak hanya membutuhkan kemampuan pemrograman, tetapi juga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, bekerja dalam tim, menyusun portofolio, serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Kehadiran praktisi diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang karier di industri digital,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguatan materi perkuliahan, tetapi juga wawasan praktis yang relevan dengan perkembangan industri teknologi informasi. Pengalaman belajar bersama praktisi diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi, membangun portofolio sejak dini, dan mempersiapkan diri menjadi lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan kompetensi lulusan, UNIMMA terus memperluas kolaborasi dengan dunia industri untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi di era transformasi digital.