Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Ramah Difabel (FORDA) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar edukasi bertajuk “Sejahtera secara Psikologis di Masa Lansia” bersama Posyandu Lansia Kramat Selatan. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kelurahan Binaan FORDA yang bertujuan mendampingi lansia agar dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan tetap berdaya tersebut dilaksanakan pada Rabu (12/8).

Materi disampaikan oleh Aning Az Zahra, M.A., dosen pembimbing Kelurahan Binaan FORDA sekaligus dosen Psikologi UNIMMA. Dalam pemaparannya, Aning menjelaskan bahwa memasuki usia lanjut merupakan tahapan kehidupan yang akan dialami setiap individu. “Pada fase ini, lansia menghadapi berbagai perubahan, mulai dari kondisi fisik, perubahan peran dalam keluarga maupun masyarakat, hingga munculnya berbagai stereotip terhadap usia lanjut. Karena itu, penting bagi lansia untuk memandang masa tua sebagai fase kehidupan yang tetap dapat dijalani secara positif dan bermakna,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aning menyampaikan, kesejahteraan psikologis pada lansia dapat dibangun melalui sikap narima ing pandum dan ora ngoyo. “Narima ing pandum dimaknai sebagai kemampuan untuk menerima keadaan, bersabar, dan bersyukur, sedangkan ora ngoyo berarti tidak terlalu memaksakan diri atau berambisi terhadap sesuatu yang berada di luar kemampuan. Nah, kedua sikap tersebut diharapkan dapat membantu lansia menjalani kehidupan dengan lebih ayem dan tentrem,” ujarnya.

Selain membangun penerimaan diri, peserta juga diajak memahami pentingnya menjaga hubungan dengan Tuhan, tetap aktif bersosialisasi, memiliki sikap toleran dan mudah memaafkan, serta menjaga kesehatan fisik melalui pola hidup sehat dan aktivitas fisik secara rutin. Berbagai aspek tersebut menjadi fondasi penting untuk menjaga kesejahteraan psikologis sehingga lansia tetap dapat menikmati kehidupan dengan kualitas yang baik.

Sementara itu, Lurah Kramat Selatan, Bayu Saputro, S.H., M.Si mengatakan, edukasi tersebut memiliki manfaat yang besar karena memberikan bekal pengetahuan bagi para lansia untuk memahami kondisi yang mereka alami sekaligus memperkuat peran mereka di tengah masyarakat. “Harapannya lansia itu tetap bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan menjadi lansia yang berdaya, sehingga pengetahuan yang diperoleh lansia melalui kegiatan seperti ini juga dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan sekitar. Pengetahuan tersebut dapat dibagikan kepada warga lainnya, termasuk mengenai berbagai persoalan yang sering dialami lansia seperti kesulitan tidur maupun beban pikiran”, tuturnya.

Lebih lanjut, Bayu menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kelurahan Kramat Selatan dalam meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan lansia. Program tersebut juga melanjutkan berbagai upaya pemberdayaan yang sebelumnya telah dilakukan, termasuk melalui penyelenggaraan sekolah lansia di tingkat kota.

Adapun melalui Program Kelurahan Binaan FORDA, UNIMMA terus mendorong penguatan peran perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis.