Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menggelar International Joint Webinar bersama Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan dan University of Saint Anthony (USANT), Filipina. Dengan tema “Innovative Learning Strategies for Integrating 21st Century Skills in Global Education Contexts”, kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (19/8) tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan dan praktik baik dalam pengembangan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan global.

Agrissto Bintang Aji Pradana, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang mewakili Dekan FKIP UNIMMA, menyampaikan bahwa transformasi pendidikan global di era digital menuntut pendidik maupun mahasiswa untuk memiliki dan mengintegrasikan keterampilan, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, literasi digital, dan kemampuan memecahkan masalah dalam proses pembelajaran. “Karena itu, perguruan tinggi perlu memperkuat kolaborasi internasional sebagai ruang berbagi praktik pembelajaran inovatif dan pendekatan pedagogi yang mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agrissto menjelaskan, penyelenggaraan webinar internasional tersebut merupakan upaya untuk memfasilitasi pertukaran akademik sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi. “Kami berharap kegiatan ini lebih dari sekadar sharing session yang dapat melahirkan gagasan dan inovasi pembelajaran untuk mendukung terwujudnya lulusan yang siap menghadapi tantangan global,” tambahnya.

Dalam webinar, menghadirkan tiga narasumber dari perguruan tinggi mitra dengan perspektif yang saling melengkapi. Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Galih Istiningsih, M.Pd., dosen FKIP UNIMMA, yang memaparkan materi “Javanese Ethno-STEAM: Preparing Future Elementary Teachers for the 21st Century through Local Wisdom and STEAM”. Pada sesi berikutnya, Dr. Irfan Fajrul Falah, M.Pd. dari UM Kuningan menyampaikan materi bertajuk “Writing with AI, Thinking as a Scholar: The Reality of Academic Writing in the Age of Artificial Intelligence”. Sementara itu, Mary Francine V. Bagacina, MAEd dari USANT, menutup rangkaian materi melalui topik “Beyond Play: Innovative Teaching Strategies for Developing 21st Century Skills”.

Dengan kolaborasi internasional tersebut, UNIMMA terus memperluas jejaring akademik sekaligus menghadirkan ruang diskusi yang memperkaya wawasan dosen, mahasiswa, dan praktisi pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung pengembangan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat global.