Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Library Class (LibClass) 2026 bertema Public Speaking dan Presentasi Akademik. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (19/6) di Perpustakaan Kampus 1 UNIMMA dan menjadi bagian dari program edukatif yang bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi ilmiah bagi sivitas akademika dan masyarakat.

LibClass diikuti oleh mahasiswa, pustakawan, serta mitra perpustakaan untuk memperoleh pemahaman dan keterampilan praktis dalam menyampaikan ide, gagasan, maupun hasil penelitian secara jelas, menarik, dan meyakinkan.

Kepala Perpustakaan UNIMMA, Atin Istiarni, M.IP., menjelaskan bahwa Library Class merupakan salah satu program terbaru Perpustakaan UNIMMA. “Library Class menjadi salah satu program terbaru dari Perpustakaan UNIMMA. Program ini dihadirkan sebagai wadah bagi sivitas maupun masyarakat umum untuk bisa upgrade skill dalam hal pengembangan diri,” ujarnya.

Atin menambahkan, antusiasme peserta pada pelaksanaan perdana menunjukkan tingginya kebutuhan dalam penguatan keterampilan komunikasi, khususnya dalam konteks akademik. “Library Class hari ini dengan tema public speaking untuk presentasi akademik, Alhamdulillah mendapatkan sambutan yang baik dari rekan-rekan mahasiswa, pustakawan, bahkan ada juga siswa yang turut hadir. Ke depan, Library Class semoga tetap bisa konsisten diselenggarakan di Perpustakaan UNIMMA,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Zahra Putri Purnama, S.I.Kom., M.A., dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA hadir sebagai narasumber. Dalam materi berjudul “Public Speaking untuk Presentasi Akademik: Dari Gugup Menjadi Meyakinkan”, Zahra mengajak peserta memahami pentingnya kemampuan berbicara di depan publik sebagai penunjang keberhasilan presentasi akademik.

Menurut Zahra, kualitas penelitian yang baik perlu diimbangi dengan kemampuan komunikasi yang efektif agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens. “Dalam public speaking, orang sering mengingat bagaimana kita berbicara, bukan hanya apa yang kita bicarakan. Dalam presentasi akademik, masalah terbesar sering kali bukan pada kualitas penelitian, tetapi pada kemampuan mengomunikasikan penelitian tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zahra menguraikan sejumlah kesalahan yang kerap terjadi saat presentasi akademik, seperti terlalu bergantung pada slide, membaca teks secara penuh, suara yang kurang terdengar, hingga kesulitan menjelaskan penelitian dengan bahasa yang sederhana. Ia juga membagikan berbagai strategi untuk mengelola rasa gugup melalui teknik pernapasan, grounding, dan persiapan mental sebelum tampil.

Selain itu, peserta mendapatkan pembekalan tentang teknik komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif, formula presentasi yang menarik, serta strategi menghadapi sesi tanya jawab. Zahra menekankan, cara penyampaian menjadi faktor penting yang menentukan apakah audiens dapat memahami dan mempercayai pesan yang disampaikan.

Melalui penyelenggaraan Library Class, UNIMMA berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang relevan dan bermanfaat bagi pengembangan kompetensi sivitas akademika, sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan kampus maupun masyarakat.