Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Seven Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar kegiatan bertajuk “Gorengan Vol. 13”. Kegiatan yang merupakan akronim dari Gogok Bareng Musikan (Duduk Bersama sambil Bermusik) ini menjadi ajang silaturahmi dengan seluruh anggota dan alumni, sekaligus sebagai media pembelajaran manajemen event.
Mengusung konsep konser musik, “Gorengan Vol. 13” dikemas lebih matang dan professional untuk memberikan pengalaman langsung kepada anggota, khususnya anggota muda, dalam memahami proses penyelenggaraan sebuah acara, mulai dari tahap perencanaan, koordinasi, sampai pelaksanaan di lapangan.
Ketua panitia kegiatan, Dawud Fuad, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang aplikatif bagi anggota UKM Musik Seven. “Melalui Gorengan Vol. 13, kami ingin memberikan euforia yang berbeda dari konsep sebelumnya. Tidak hanya sebagai ajang berkumpul, tetapi juga sebagai sarana pelatihan bagi anggota untuk meningkatkan skill, wawasan, serta pengalaman dalam mengelola sebuah event musik secara profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan juga diharapkan mampu mendorong geliat event musik di Magelang serta menginspirasi mahasiswa untuk terus berkarya melalui pertunjukan yang kreatif dan inovatif. “Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa UNIMMA serta masyarakat umum untuk memperluas ruang apresiasi seni dan juga memperkuat hubungan UKM dengan lingkungan sosial yang lebih luas,” tambahnya.
Adapaun dalam Gorengan Vol. 13 menghadirkan beragam penampilan hiburan, di antaranya DJ Sexotape serta band D Nonsense, Meja Kusir, Bravenrose, Rottenery, Nancy Band, dan Count Ink. Turut tampil The Grovvs, band asal Magelang, serta Autumn Hopes dari Yogyakarta yang semakin menambah warna dalam rangkaian acara. Selain pertunjukan musik, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan komunitas Stand Up Magelang sebagai bentuk sinergi kreatif lintas komunitas.
Pembina UKM Musik Seven, Fadil Muhammad, S.H., M.H., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai wadah pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang nonakademik. “Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat baik, khususnya dalam membangun kemampuan manajerial, kerja sama tim, dan kreativitas mahasiswa. Kami berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga, baik di lingkungan kampus maupun ketika terjun di masyarakat,” tuturnya.
Melalui pelaksanaan “Gorengan Vol. 13”, UKM Musik Seven berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga pengalaman belajar nyata dalam mengemas dan menjalankan sebuah event, sekaligus mendorong berkembangnya kreativitas serta budaya seni di lingkungan kampus maupun masyarakat.