Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Bandung Lautan Api Championship 7, Tapak Suci UNIMMA berhasil meraih Juara Umum III kategori Mahasiswa/ Dewasa dengan total 15 medali, terdiri dari 7 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.
Kejuaraan nasional tersebut dilaksanakan di GOR Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada Sabtu sampai dengan Minggu (24-25/1) dan diikuti ribuan peserta dari berbagai perguruan pencak silat dan perguruan tinggi se-Indonesia.
Ketua UKM Tapak Suci UNIMMA, Raihan menjelaskan bahwa prestasi tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses persiapan yang panjang dan terstruktur. “Persiapan kami dimulai dari latihan umum yang dibuka untuk seluruh anggota sejak Oktober, dilanjutkan dua tahap seleksi pada November, hingga latihan pra-kompetisi dengan intensitas tinggi sejak awal Desember sampai H-1 keberangkatan. Semua tahapan disusun agar atlet yang berangkat benar-benar siap,” ujarnya.
Ia menambahkan, program latihan tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga aspek fisik dan mental atlet. “Latihan kami dikombinasikan antara penguatan otot, kelincahan, kecepatan, ketahanan, daya ledak, dan juga ketepatan serangan. Selain itu, atlet kami juga dibekali teknik bertanding seperti serangan, bertahan, counter attack, bantingan, sapuan, guntingan, dan pola langkah dan pola serangan yang terprogram,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, kompetisi tersebut menjadi ajang pembuktian konsistensi Tapak Suci UNIMMA dalam pembinaan atlet. Disebutkan, tantangan terbesar selama kejuaraan yang dihadapi atlet adalah menjaga mental bertanding karena ketatnya persaingan. “Dengan jumlah peserta yang sangat banyak, tekanan mental pasti ada. Kami mengatasinya dengan pendampingan intens, saling menguatkan, dan menekankan pentingnya doa agar atlet tetap tenang saat bertanding,” ungkapnya.
Adapun di tengah padatnya jadwal latihan, atlet Tapak Suci UNIMMA berupaya tetap menjaga keseimbangan antara akademik dan prestasi. “Kami mengatur latihan di sore hari setelah perkuliahan dan memastikan aktivitas UKM tidak mengganggu kewajiban akademik kami sebagai mahasiswa,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UNIMMA, Dr. Sigit Priyanto, M.Kep, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih Tapak Suci UNIMMA. “Tentu saja capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNIMMA mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik di tingkat nasional. Ini adalah hasil dari pembinaan yang konsisten dan semangat juang mahasiswa,” ujarnya.
Dr. Sigit juga menegaskan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa. “UNIMMA akan terus mendorong UKM untuk berkembang, termasuk melalui dukungan fasilitas dan pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap Tapak Suci UNIMMA dapat terus meningkatkan prestasi dan membawa nama UNIMMA ke level yang lebih tinggi,” tuturnya.