Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengawali perkuliahan mahasiswa baru melalui agenda Fakultair. Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (17/9) di Aula Rektorat Kampus 2 UNIMMA ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan akademik dan proses pendidikan yang akan dijalani.

Dekan FK UNIMMA, Dr. dr. Sri Sundari, M.Kes., dalam sambutannya mengajak mahasiswa untuk memulai perjalanan pendidikan dengan niat dan tekad yang kuat. “Kalian sudah lulus dari SMA, dan menjadi bagian dari FK UNIMMA, artinya kalian ini sudah punya kemampuan dan punya niat. Gunakan itu sebagai modal awal, tidak perlu langsung excellent. Semua bisa dilalui dengan syarat kalian punya tekad yang kuat, punya kemampuan yang kuat, dan punya usaha yang maksimal,” ujarnya.

Dekan juga mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar di FK UNIMMA dengan sebaik-baiknya. Pendidikan kedokteran membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit sehingga mahasiswa perlu menjalani setiap proses dengan sungguh-sungguh. “Kalian tahu saat memilih kuliah di Fakultas Kedokteran ini, effort-nya memang lebih besar dibandingkan program studi lain. Dari waktu lebih panjang, dari tenaga lebih besar, dari support perdanaan jauh lebih besar dibandingkan yang lain. Tolong memanfaatkan seoptimal mungkin, kesempatan tidak datang dua kali,” tuturnya.

Selain kemampuan akademik, Dekan juga berpesan tentang pentingnya mahasiswa membangun keterampilan dan sikap sejak awal pendidikan. “Saya berpesan, jadilah dokter yang baik. Baik itu tidak hanya secara knowledge, tetapi juga memiliki kemampuan psikomotor yang bagus dan yang paling penting adalah attitude. Jadilah dokter yang kompeten, punya akhlak yang baik, sehingga ketika berada di masyarakat dapat berkiprah dengan baik dan mampu berkompetisi dengan yang lain,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa FK UNIMMA memiliki peran dalam membantu pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan. Karena itu, mahasiswa dipersiapkan tidak hanya untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki bekal untuk berkiprah di berbagai wilayah setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran.

Adapun melalui Fakultair, mahasiswa baru diperkenalkan pada lingkungan akademik, dosen, dan proses pendidikan yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menempuh pendikan.