Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Menwa 932 Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan Pelatihan Protokoler yang diikuti oleh perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) UNIMMA, Menwa Universitas Gadjah Mada (UGM), Menwa Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan Menwa Universitas Tidar (UNTIDAR). Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu (4/7) di Kampus 1 UNIMMA.

Salsabila Dzikrina, Komandan Menwa 932 UNIMMA, mengatakan, pelatihan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami peran strategis keprotokolan sebagai bagian dari upaya membangun citra dan reputasi institusi di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital. “Kegiatan ini kami selenggarakan agar menjadi wadah bagi teman-teman mahasiswa untuk belajar bersama dan menambah pengalaman. Harapannya, ilmu yang didapat tidak berhenti di pelatihan ini saja, tetapi bisa diterapkan dalam setiap kegiatan organisasi, sehingga acara yang diselenggarakan semakin tertata dan profesional,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi yang disampaikan oleh Bustanul Arifin, A.Md., Kepala Bagian Humas dan Protokoler UNIMMA, dengan tema “Membangun Citra dan Reputasi Institusi melalui Tata Kelola Acara yang Profesional di Era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence).”

Dalam pemaparannya, Bustanul menjelaskan bahwa keprotokolan saat ini tidak lagi hanya berfokus pada tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan. Seorang protokol juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai pendukung kerja, serta tetap menjaga profesionalisme dan etika dalam setiap penyelenggaraan kegiatan. “Di era Artificial Intelligence, teknologi dapat membantu mempercepat pekerjaan, tetapi sentuhan manusia dalam membangun komunikasi, menjaga etika, dan menghadirkan pelayanan yang profesional tetap menjadi kunci utama dalam membangun citra dan reputasi institusi,” jelasnya.

Selain memperoleh materi konseptual, peserta juga mendapatkan berbagai studi kasus dan pengalaman praktis mengenai pengelolaan acara resmi, koordinasi lintas tim, komunikasi kehumasan, hingga strategi menghadapi dinamika pelaksanaan kegiatan. Melalui sesi diskusi dan berbagi pengalaman, peserta diajak memahami bahwa keberhasilan sebuah acara tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang matang, tetapi juga kemampuan protokol dalam beradaptasi dengan berbagai situasi di lapangan.

Sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi, UNIMMA terus mendorong berbagai kegiatan yang memperkuat kapasitas mahasiswa.