Puncak Milad ke-62 Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) yang diselenggarakan pada Senin (31/8) tidak hanya menjadi momen perayaan perjalanan institusi, tetapi juga penguatan tradisi akademik melalui penyampaian orasi ilmiah. Pada kesempatan tersebut, Dr. Saifudin, S.T., M.Eng., memaparkan orasi berjudul “Peningkatan Ketahanan Retak Fatigue pada Sambungan Pengelasan AA5083–AA6061 dengan Metode Frekuensi Getaran”.
Dalam orasinya, Saifudin mengajak peserta melihat kembali perjalanan panjang peradaban manusia yang tidak lepas dari perkembangan ilmu material. “Dalam perkembangan peradaban, kemampuan manusia untuk mengolah logam telah menjadi salah satu tonggak penting kemajuan teknologi. Dari pengolahan logam sederhana hingga teknologi material modern, manusia terus berusaha memahami hubungan antara struktur, proses, sifat, dan kinerja material,” ujarnya.
Dijelaskan, saat ini kebutuhan terhadap material yang ringan, kuat, tahan korosi, dan memiliki usia pakai yang panjang terus meningkat, terutama pada berbagai bidang rekayasa dan industri. Salah satu material yang banyak dimanfaatkan adalah aluminium, termasuk paduan AA5083 dan AA6061 yang memiliki karakteristik unggul. “Namun, penggunaan dua jenis material yang berbeda dalam satu konstruksi menghadirkan tantangan tersendiri ketika keduanya harus disambungkan. Perbedaan komposisi kimia, sifat termal, karakteristik metalurgi, serta respons mekanik antar keduanya dapat memengaruhi kualitas dan kinerja sambungan,” jelasnya.
Melalui penelitiannya, Saifudin menemukan bahwa pemberian frekuensi getaran selama proses pengelasan memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas sambungan. “Pemberian getaran pada saat pengelasan berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanis dan tegangan sisa permukaan. Pemberian getaran mampu meningkatkan kekuatan tarik, regangan tarik, kekuatan impak, dan membuat sambungan las lebih tahan terhadap deformasi plastis,” tuturnya.
Lebih lanjut disampaikan, temuan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi bagi pengembangan teknologi pengelasan, khususnya pada penyambungan material berbeda jenis yang banyak diterapkan di berbagai sektor industri.
Melalui orasi ilmiah pada Puncak Milad ke-62, UNIMMA kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan riset yang tidak berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.