Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus menunjukkan kontribusinya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui peran aktif sivitas akademikanya. Kali ini, Prof. Dr. Heni Setyowati Esti Rahayu, M.Kes, guru besar UNIMMA bidang keperawatan maternitas sekaligus dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), hadir sebagai narasumber dalam Pertemuan Pimpinan Aisyiyah Majelis Kesehatan se-Kabupaten Magelang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Magelang tersebut dilaksanakan pada Minggu (21/12) di Sawangan dan diikuti oleh perwakilan Aisyiyah dari berbagai cabang di wilayah Kabupaten Magelang.

Dalam paparannya, Prof. Heni menyampaikan materi berjudul “Kesehatan Reproduksi Remaja, Ibu Hamil, Ibu Melahirkan, dan Ibu Nifas”. Beliau menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi merupakan kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial yang berkaitan dengan sistem, fungsi, serta proses reproduksi, sehingga perlu dijaga secara berkesinambungan sejak usia remaja hingga masa nifas. “Kesehatan reproduksi tidak hanya berbicara tentang kehamilan dan persalinan, tetapi dimulai sejak remaja. Edukasi yang tepat sejak dini akan sangat menentukan kualitas kesehatan ibu dan anak di masa mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Heni mengungkapkan bahwa masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kurangnya edukasi kesehatan pada remaja, pemeriksaan kehamilan yang tidak teratur, hingga persalinan yang tidak dilakukan di fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, peran keluarga dan masyarakat menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan dan dukungan berkelanjutan. “Upaya menurunkan AKI dan AKB tidak bisa hanya dibebankan pada tenaga kesehatan. Keluarga dan masyarakat harus terlibat aktif, mulai dari mendukung pemeriksaan kehamilan secara rutin, memastikan persalinan di fasilitas kesehatan, sampai pada melakukan pemantauan pada masa nifas,” ujarnya.

Salah satu peserta kegiatan, Tri Umiyati dari PCA Mertoyudan, menyampaikan, materi yang disampaikan Prof. Heni sangat relevan dan aplikatif bagi kader Aisyiyah yang selama ini aktif mendampingi masyarakat di bidang kesehatan. “Materi dari Prof. Heni sangat relevan dengan kondisi di lapangan dan membuka wawasan kami tentang pentingnya pendampingan kesehatan reproduksi secara menyeluruh,” ungkapnya.

Melalui kontribusi keilmuan guru besar dan dosen UNIMMA dalam berbagai forum masyarakat, UNIMMA terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam penguatan literasi kesehatan. Kehadiran UNIMMA di ruang-ruang pengabdian masyarakat diharapkan dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas, sejalan dengan misi persyarikatan dan nilai Islam berkemajuan.