Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Racana Tidar Diwangkara dan Sekar Surya kembali menghadirkan ruang pengembangan diri bagi anggota Gerakan Pramuka melalui seminar bertema “Pramuka Mengukir Jejak: Dari Tanda Kecakapan Menuju Personal Branding yang Bermakna”. Acara dilaksanakan pada Sabtu (14/2) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA dan diikuti oleh Racana se-Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta siswa SMA/SMK Gerakan Pramuka Kota dan Kabupaten Magelang.
Pembina UKM Racana, Dr. Rasidi, M.Pd dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk respon aktif UKM Racana UNIMMA dalam menjawab tantangan perkembangan zaman. “Seminar ini menjadi wadah pengembangan diri bagi anggota Pramuka agar mampu mengukir jejak prestasi sekaligus membangun personal branding yang bermakna, tidak hanya di lingkungan organisasi tetapi juga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan seminar dirancang sebagai wadah refleksi sekaligus penguatan kapasitas anggota dalam memaknai perjalanan kepramukaan untuk proses pembentukan karakter dan citra diri yang berdampak. Selain itu, kegiatan menjadi momentum strategis dalam mempererat sinergi antaranggota Racana serta memperluas jejaring kolaborasi kepramukaan di wilayah Jateng dan DIY. “Ke depan, semangat yang terbangun diharapkan dapat berlanjut melalui berbagai program tindak lanjut yang berorientasi pada peningkatan kapasitas, kreativitas, serta kontribusi nyata anggota Pramuka, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber, Drs. Kartono, M.Pd, Dewan Pendidikan Kota Magelang serta Susilowati, S.Pd., S.Kom., CST dan Danu Sarwanto, S.Pd dari Kwartir Cabang Kota Magelang. Ketiganya menegaskan bahwa tanda kecakapan dalam Pramuka tidak sekadar simbol penghargaan, melainkan representasi proses pembelajaran yang meliputi kedisiplinan, kepemimpinan, integritas, serta komitmen pengabdian.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, UNIMMA berharap semangat kepramukaan tidak hanya tumbuh sebagai identitas organisasi, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan karakter, integritas, dan kepemimpinan mahasiswa yang berkelanjutan.