Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus mendorong transformasi layanan perpustakaan berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan dengan diraihnya hibah Smart TV dari Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Jawa Tengah sebagai dukungan dalam penguatan layanan digital, literasi teknologi, serta inovasi pembelajaran di lingkungan perpustakaan.

Hibah tersebut diterima secara simbolis oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Digitalisasi UNIMMA, Prof. Yun Arifatul Fatimah, MT., Ph.D., pada Selasa (6/1) di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang. Smart tv akan dimanfaatkan sebagai media informasi dan edukasi, sarana pemutaran video pembelajaran, serta pendukung kegiatan literasi digital yang lebih interaktif bagi sivitas akademika.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Yun mengapresiasi dukungan FPPTI Jawa Tengah terhadap pengembangan perpustakaan perguruan tinggi. “Hibah ini sejalan dengan arah kebijakan UNIMMA dalam penguatan akademik dan digitalisasi. Perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tuturnya.

Beliau berharap, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas layanan dan literasi digital sivitas akademika UNIMMA. “Kami mendorong agar perpustakaan terus berinovasi dan menjadi pusat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan UNIMMA, Atin Istiarni, M.IP., menyampaikan bahwa hibah Smart TV sangat mendukung program unggulan perpustakaan, yaitu Program Literasi Informasi Berjenjang. “Perpustakaan UNIMMA saat ini tengah mengembangkan Program Literasi Berjenjang yang terintegrasi dengan e-learning UNIMMA. Program ini kami rancang untuk mentransformasi perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran interaktif yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelasnya.

Atin menambahkan, keberadaan Smart TV menjadi perangkat pendukung utama dalam pelaksanaan pelatihan literasi digital. “Smart TV akan kami manfaatkan sebagai media presentasi interaktif untuk menayangkan materi digital, menyampaikan informasi, serta memfasilitasi pelatihan agar lebih efektif, partisipatif, dan menarik bagi peserta,” tambahnya.

Melalui penguatan layanan berbasis digital di perpustakaan, UNIMMA berupaya menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan sivitas akademika. Inovasi ini tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada upaya membangun budaya belajar yang kolaboratif, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan semangat tersebut, UNIMMA terus melangkah sebagai perguruan tinggi yang bertumbuh bersama sivitasnya, sekaligus berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan masyarakat.