Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui keikutsertaan dalam Literasi Pustaka Luar Negeri. Kegiatan diselenggarakan di Perpustakaan Kuala Lumpur, Malaysia pada Juli lalu dan menjadi wadah berbagi pengalaman dan penguatan jejaring profesional antar pustakawan Indonesia dengan Persatuan Pustakawan Malaysia (PPM) sebagai organisasi profesi pustakawan di Malaysia.
Dalam kesempatan tersebut, Jamzanah Wahyu Widayati, S.I.Pust., M.A. mewakili Perpustakaan UNIMMA turut menjadi narasumber dengan memaparkan materi berjudul “Research Data Services (RDS): Sebagai Upaya Optimalisasi Akses Pengetahuan untuk Meningkatkan Publikasi Ilmiah”.
Jamzanah memperkenalkan inovasi layanan RDS yang tengah dikembangkan oleh Perpustakaan UNIMMA sebagai bentuk transformasi layanan perpustakaan dalam mendukung ekosistem penelitian di perguruan tinggi. “Melalui RDS, perpustakaan tidak hanya berperan sebagai penyedia sumber informasi, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi peneliti dalam mengelola data penelitian sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pascapenelitian,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa pengelolaan data penelitian merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas riset, memperkuat integritas ilmiah, serta memperluas peluang kolaborasi dan peningkatan sitasi publikasi. “Layanan RDS yang dikembangkan Perpustakaan UNIMMA meliputi pendampingan penyusunan Research Data Management Plan, kajian bibliometrik, penelusuran informasi, pengelolaan data penelitian, visualisasi data, hingga layanan repositori dan berbagi data penelitian,” tuturnya.
Selain memperkenalkan konsep layanan, Jamzanah juga menyampaikan perkembangan produktivitas riset universitas yang menjadi landasan pengembangan RDS. “Hingga Juli 2026, UNIMMA telah menghasilkan ratusan publikasi yang terindeks Scopus serta ribuan publikasi yang terindeks Garuda dan Google Scholar. Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas penelitian yang perlu didukung dengan tata kelola data penelitian yang terintegrasi,” pungkasnya.
Adapun keikutsertaan Perpustakaan UNIMMA dalam forum internasional tersebut menjadi wujud komitmen untuk terus berinovasi, memperluas jejaring kerja sama, serta berbagi praktik baik dalam pengembangan layanan perpustakaan berbasis riset. Partisipasi ini juga menjadi salah satu langkah strategis UNIMMA dalam memperkuat peran pustakawan sebagai mitra akademik yang berkontribusi langsung terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan peningkatan daya saing perguruan tinggi di tingkat internasional.