Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) dan Pesantren Muhammadiyah (PesantrenMu) Jawa Tengah Karesidenan Semarang, Pati, dan Kedu yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Rabu (29/7). Forum ini mengangkat tema “Sinergi PTMA dan PesantrenMu Jateng, Mewujudkan AUM yang Maju, Profesional dan Modern” sebagai komitmen bersama memperkuat kolaborasi antar-Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pimpinan PTMA, pengelola Pesantren Muhammadiyah (PesantrenMu), serta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Forum menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan langkah, memperkuat jejaring, dan merumuskan berbagai bentuk kolaborasi dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah yang berkelanjutan.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., menegaskan bahwa sinergi antara PTMA dan PesantrenMu merupakan kebutuhan strategis dalam membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang semakin kuat. Menurutnya, kedua institusi memiliki peran yang saling melengkapi dalam mencetak kader, ulama, intelektual, dan pemimpin masa depan yang memiliki keunggulan akademik sekaligus karakter keislaman.

Rektor UNIMMA, Dr. Lilik Andriyani, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini menuntut adanya kerja sama yang semakin erat, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

“UNIMMA memandang sinergi antara PTMA dan Pesantren Muhammadiyah sebagai investasi strategis untuk masa depan pendidikan Muhammadiyah. Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat saling berbagi sumber daya, pengalaman, dan inovasi sehingga mampu menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Islam Berkemajuan. Inilah kekuatan Muhammadiyah yang harus terus kita rawat dan kembangkan bersama,” ujar Lilik.

Lilik menambahkan bahwa UNIMMA senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi pendidik, penelitian kolaboratif, pertukaran pengalaman, hingga penguatan jejaring internasional. Menurutnya, sinergi yang dibangun hari ini akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan Muhammadiyah di masa mendatang.

Keikutsertaan UNIMMA dalam FGD ini menjadi bagian dari komitmen universitas untuk terus berkontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, UNIMMA optimistis sinergi antara PTMA dan Pesantren Muhammadiyah akan melahirkan inovasi, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mewujudkan Amal Usaha Muhammadiyah yang semakin maju, profesional, modern, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan bangsa.

*BA