Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar kegiatan Outbound dan Sarasehan FORMADA (Forum Mahasiswa Daerah) sebagai wadah bagi mahasiswa rantau untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta memperkuat rasa kebersamaan selama menempuh pendidikan di UNIMMA. Dengan tema “Connect, Grow, Belong”, kegiatan dilaksanakan pada Jumat (10/4) di Balkondes Wringinputih, Borobudur dan diikuti oleh mahasiswa aktif UNIMMA yang berasal dari luar wilayah Kedu, di antaranya dari Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Timur, Lombok, Sambas, Papua, dan daerah lainnya.
Wakil Rektor IV bidang Kemahasiswaan, Alumni & Kerja Sama UNIMMA, Dr. Sigit Priyanto, M.Kep., dalam sambutannya menyampaikan bahwa FORMADA memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kampus yang inklusif dan suportif bagi mahasiswa dari berbagai daerah. “Mahasiswa rantau memiliki tantangan tersendiri, mulai dari adaptasi budaya sampai lingkungan akademik. Melalui FORMADA ini, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya mempertemukan, tetapi juga menguatkan. Harapannya, mahasiswa dapat merasa memiliki, tumbuh bersama, dan menyelesaikan studi dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan berupa materi tips lulus 3,5 tahun yang disampaikan oleh Dr. Rasidi, S.Pd., M.Pd., Kepala Biro Admisi dan Marketing (BAM) UNIMMA. Selain itu, mahasiswa juga diberikan bimbingan akademik yang diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam merencanakan studi secara efektif dan tepat waktu.
Salah satu peserta, Daniel Runsumbre, mahasiswa semester 6 Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) UNIMMA asal Papua, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Saya mahasiswa yang berasal dari Papua, saya merasa kegiatan ini sangat berarti. Kami bisa saling mengenal dengan teman dari daerah lain, bisa berbagi cerita, dan seru-seruan bareng,” tuturnya.
Adapun melalui kegiatan tersebut, UNIMMA terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan mahasiswa tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga sosial dan emosional, sehingga tercipta lingkungan kampus yang harmonis dan berdaya saing.