Mahasiswa yang tergabung dalam Emergency Rescue Team (ERT) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar kegiatan donor darah pada Jumat (5/6) di Aula FIKES Kampus 2 UNIMMA. Kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa UNIMMA, serta masyarakat umum.

Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu wujud nyata kepedulian sosial dan komitmen ERT dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan kampus maupun masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan empati, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong.

Hafidh Rapri Ananda Budi Permata, Ketua Panitia, menjelaskan bahwa ERT sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang kegawatdaruratan medis dan pertolongan pertama memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan aksi-aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat. “Sebagai organisasi yang berfokus pada kegawatdaruratan medis dan P3K, ERT berkomitmen membentuk anggota yang kompeten serta memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi. Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menguatkan kepedulian sosial di lingkungan kampus,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan donor darah dapat terus menjadi agenda berkelanjutan yang mampu menggerakkan semakin banyak pihak untuk berbagi dan membantu sesama.

Sementara itu, Ns. Daryati Retno C., S.Kep., selaku Pembina ERT, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan donor darah. Dari total 55 pendaftar, sebanyak 37 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya, sedangkan 18 peserta lainnya belum memenuhi kriteria kesehatan yang ditetapkan. “Alhamdulillah, hasil kegiatan ini sangat menggembirakan. Dari target awal 25 kantong darah, kami berhasil mengumpulkan 37 kantong darah. Capaian ini menunjukkan tingginya kepedulian sivitas akademika UNIMMA dan masyarakat terhadap aksi kemanusiaan,” ungkapnya.

Retno menambahkan bahwa donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dan berbagi kepada sesama.

Melalui kegiatan tersebut, ERT FIKES UNIMMA kembali menegaskan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi di bidang kegawatdaruratan, tetapi juga aktif menghadirkan aksi sosial yang berdampak bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian, UNIMMA terus mendorong lahirnya generasi muda yang peduli, responsif, dan siap memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.