Kekhawatiran global terkait wabah Hantavirus dalam beberapa pekan terakhir cukup menyita perhatian publik karena dianggap sebagai ancaman pandemi baru. Menyikapi hal tersebut, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), Ns. Kartika Wijayanti, M.Kep mengajak masyarakat untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Kartika menjelaskan, Hantavirus merupakan virus yang penularannya berkaitan erat dengan kondisi lingkungan yang kurang bersih dan keberadaan hewan pengerat di sekitar tempat tinggal. “Virus ini merupakan kelompok zoonotic dan salah satu virus yang disebarkan oleh hewan pengerat, salah satunya adalah tikus. Karena tikus hampir kita temukan di mana-mana, di setiap sudut rumah, dan dia menyukai tempat-tempat yang kotor, berbau, tidak rapi, jadi kita biasakan hidup sehat dan bersih. Insya Allah bisa menghindari adanya sarang-sarang tikus di rumah atau sekitar lingkungan tempat tinggal,” jelasnya.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum menyadari risiko penularan virus tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu contohnya adalah ketika menemukan tikus mati di rumah.
Ia menegaskan bahwa tikus mati tidak boleh langsung diambil menggunakan tangan tanpa pelindung. “Kita bisa menggunakan alat pelindung diri sederhana seperti handscoon dan masker, setelah itu dilanjutkan dengan mencuci tangan. Ini menjadi langkah penting untuk mencegah penularan apabila menemukan tikus mati di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kartika juga menghimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kebersihan area rumah, termasuk memastikan tidak terdapat lubang-lubang yang berpotensi menjadi sarang tikus. Menurutnya, barang-barang bekas yang tertata rapi pun sering kali menjadi tempat persembunyian hewan pengerat tanpa disadari. “Biasanya kita punya barang-barang bekas yang disimpan rapi di gudang. Pikir kita sudah ditaruh di gudang, nggak mungkin ada tikus masuk. Tapi kadang kita tidak sadar, tikus itu hewan pengerat yang lumayan hebat. Bahkan semacam kawat atau besi-besi kecil, beberapa hari saja bisa dikerat tikus sampai berlubang. Nah, itu yang kadang sering kita lupakan,” tambahnya.
Adapun sebagai bagian dari semangat peringatan International Nurses Day 2026 yang jatuh pada 12 Mei ini, UNIMMA turut mengajak masyarakat untuk terus membudayakan perilaku hidup sehat serta meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan Hantavirus.