Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pendidikan yang inklusif melalui Sosialisasi Tuli Cakap Digital oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Ramadh Difabel (Forda). Kegiatan dilaksanakan di SLB Negeri Purworejo pada Selasa (7/4) dan diikuti oleh siswa-siswi tuli, guru, serta tenaga kependidikan setempat.
Ketua UKM FORDA UNIMMA, Rama Sayudhia, menyampaikan kolaborasi dengan SLB Negeri Purworejo tersebut secara khusus menghadirkan edukasi literasi digital bagi siswa-siswi Tuli. “Kegiatan ini kami rancang agar siswa-siswi Tuli memiliki bekal dalam menghadapi tantangan dunia digital yang semakin kompleks. Selain itu, juga untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan agar lebih bijak dan aman dalam menggunakan media sosial, bisa mengenali penipuan atau scam, dan memahami berbagai informasi yang berasal dari dunia digital,” ujarnya.
Selain literasi digital, tim UKM FORDA juga memperkenalkan lingkungan kampus UNIMMA sebagai perguruan tinggi yang ramah dan terbuka bagi mahasiswa disabilitas. Hal ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada siswa-siswi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, serta permainan edukatif yang menggunakan modul dan alat bantu yang disusun oleh FORDA, sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Purworejo, Niken Wahyuni, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kegiatan seperti ini memang sangat perlu untuk siswa-siswi Tuli. Saat ini anak-anak sudah sangat dekat dengan media sosial, sehingga mereka perlu dibekali pemahaman agar dapat menggunakan media digital secara bijak, mengetahui informasi yang benar, serta mampu menghindari penipuan atau hal-hal yang merugikan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim UKM FORDA UNIMMA atas kontribusinya dalam mendukung pendidikan inklusif. “Kami sangat berterima kasih kepada tim UKM FORDA UNIMMA yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga membawa manfaat dan keberkahan, serta UNIMMA semakin dikenal sebagai kampus yang ramah dan terbuka bagi mahasiswa disabilitas,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, UNIMMA berharap siswa-siswi Tuli dapat memiliki literasi digital yang lebih baik, sekaligus tumbuh motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang inklusif dan berdaya saing.