Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melalui Program Studi (prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) berkolaborasi dengan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) menggelar Public Lecture & Book Roadshow dengan tema “Victory Loves Preparation”. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat (30/10) di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Kampus 2 UNIMMA dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan tentang pengelolaan komunikasi strategis yang relevan dengan dinamika dunia profesional.

Acara diawali dengan review buku Nexus Way: 14 Years of Incredible Journey in Handling Issues, Conflicts, and Crises yang disampaikan langsung oleh penulisnya, Firsan Nova selaku CEO Nexus RMSC sekaligus issue and crisis management expert, serta Aisyah Muftian selaku issue and crisis strategist Nexus RMSC. Buku tersebut merefleksikan perjalanan 14 tahun Nexus RMSC dalam mendampingi berbagai organisasi dan perusahaan menghadapi tantangan komunikasi, membangun reputasi, serta mengelola situasi krisis secara strategis.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Meet the Expert & Talkshow bertema “Managing Issues, Conflicts, and Crisis in Today’s Landscape”. Diskusi menghadirkan empat narasumber yaitu kedua penulis buku, Ayu Kusumaningtyas, B.A., (CEO dan Founder SECEL Media Communications and PR Agency) serta Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., (Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNIMMA).

Dalam diskusi tersebut, para narasumber membahas pentingnya kemampuan mengelola isu, konflik, dan krisis di tengah lanskap komunikasi yang terus berkembang. Perubahan media digital, ekspektasi publik terhadap organisasi, serta kebutuhan terhadap komunikasi strategis menjadi hal yang turut dibahas. Mahasiswa juga diajak memahami keterkaitan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dan praktik pengelolaan komunikasi di dunia kerja.

Kaprodi Ilkom UNIMMA menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mempertemukan perspektif akademisi dan praktisi dalam memahami strategi komunikasi, khususnya dalam menghadapi isu, konflik, dan krisis. ““Melalui kegiatan ini, kami ingin mahasiswa mendapatkan gambaran langsung tentang bagaimana persoalan komunikasi dihadapi dan dikelola dalam praktik profesional. Pengalaman dan perspektif dari para praktisi ini nantinya dapat memperkaya pemahaman mahasiswa dan menjadi bekal dalam mengembangkan kompetensi di bidang komunikasi,” ujar Lintang.

Lebih lanjut, Lintang mengatakan bahwa penguasaan teori perlu diimbangi dengan kemampuan menganalisis situasi dan menentukan strategi komunikasi yang sesuai. “Harapannya, mahasiswa mampu memahami bahwa kompetensi di bidang komunikasi tidak hanya berlandaskan pada penguasaan teori saja, tetapi juga kemampuan menganalisis konteks dan menentukan strategi yang tepat dalam menghadapi persoalan komunikasi di dunia profesional,” tuturnya.

Sementara itu, Chika, mahasiswa Ilkom semester 3 UNIMMA yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku sangat puas dengan materi yang disampaikan oleh para narasumber. “Aku suka sekali acara hari ini karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan sehari-hari dan sangat daging, jadi seru banget dengerinnya,” ungkapnya.

Adapun melalui kegiatan tersebut, UNIMMA terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi mahasiswa. Interaksi langsung dengan para praktisi menjadi salah satu kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal perspektif dan pengalaman baru di luar lingkungan kampus.