Program Studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) memulai program Capstone “Rural Tourism Digital Project” melalui kegiatan Kick Off bertema “Learning from Practice: Digital Communication for Rural Tourism Empowerment”. Kegiatan dilaksanakan di Melek Huruf Borobudur, Magelang, pada Sabtu (10/10), sebagai pembekalan bagi mahasiswa sebelum terjun dalam proyek pemberdayaan desa berbasis komunikasi digital.
Ketua Program Studi Ilkom, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A., menjelaskan bahwa program capstone merupakan pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi desa dan pemanfaatan komunikasi digital. “Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan bekerja bersama dengan desa mitra. Di kegiatan ini mahasiswa berkesempatan untuk mengidentifikasi potensi, kebutuhan, serta permasalahan yang dapat dikembangkan melalui pendekatan komunikasi dan media digital,” ujarnya.
Pembekalan menghadirkan Cristian Rahadiansyah dan Nina Hidayat selaku pemilik Melek Huruf dengan materi “Integrated Strategic dalam Pengembangan Destinasi: Event, Destination Branding, Storytelling, dan Media Digital”. Keduanya berbagi pengalaman mengenai strategi komunikasi untuk membangun identitas dan daya tarik destinasi melalui penyelenggaraan acara, pencitraan destinasi, penyusunan cerita, serta pemanfaatan media digital.
Selain itu, Siti Makrifatul Arifah, Sekretaris Koperasi Desa Wisata Candirejo, membahas “Komunikasi Partisipatif dan Kolaboratif dalam Pengelolaan Desa Wisata”. Materi ini mengulas pentingnya komunikasi antara pengelola dan masyarakat, koordinasi antaraktor desa, pelibatan masyarakat dalam pengembangan wisata, serta hubungan dengan wisatawan dan pemangku kepentingan.
Melalui program ini, mahasiswa Ilkom UNIMMA akan melanjutkan pembelajaran melalui proyek pemberdayaan bersama Desa Candirejo. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan komunikasi secara kontekstual sekaligus berkontribusi dalam pengembangan potensi desa melalui strategi komunikasi digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
